KPR kemungkinan adalah komitmen keuangan terbesar yang pernah Anda buat. Ini adalah maraton jangka panjang, jadi menjaga agar tetap terkendali adalah kunci untuk menjaga arus kas pribadi Anda tetap aman. Di Wallet, ada tiga cara cerdas untuk menangani KPR Anda:
1) KPR sebagai pengeluaran rutin
Metode ini untuk mereka yang ingin semuanya berjalan otomatis dan ingin melihat seberapa besar "potongan kue" yang diambil KPR dari anggaran bulanan mereka.
Otomatisasi: Jika Anda menggunakan sinkronisasi bank, Wallet biasanya mengenali pembayaran tersebut. Jika tidak, cukup atur Aturan Otomatis untuk menetapkan kategori untuk Anda.
Perencanaan: Tambahkan pembayaran KPR Anda ke Pembayaran Terencana sehingga Anda selalu tahu berapa banyak "uang hiburan" yang sebenarnya tersisa. (Lebih lanjut di: Mengatur pembayaran terencana)
Kategorisasi: Saat memasukkan secara manual, pastikan menggunakan kategori yang tepat. (Lebih lanjut di: Semua tentang kategori/subkategori)
2) KPR sebagai akun terpisah
Ingin melihat "gunung utang" Anda perlahan menyusut? Buat akun manual untuk itu (bank belum mengizinkan sinkronisasi otomatis untuk KPR).
Pengaturan: Tambah Akun > Entri Manual > Jenis Akun: KPR.
Logika: Anda mencatat pembayaran Anda sebagai Transfer dari akun giro Anda ke akun KPR ini. (Lebih lanjut di: Cara mengatur transfer)
Catatan: Metode ini tidak akan menampilkan pembayaran dalam grafik pengeluaran Anda (secara teknis, transfer antar akun Anda sendiri bukanlah pengeluaran).
3) Metode gabungan (Untuk yang detail)
Apakah Anda ingin melacak baik pengeluaran maupun utang yang berkurang secara bersamaan?
Buat akun dengan saldo negatif awal (jumlah total yang terutang, termasuk bunga).
Lacak pembayaran bulanan Anda sebagai pengeluaran (lihat poin 1).
Sekali sebulan, sesuaikan saldo secara manual pada akun KPR Anda agar sesuai dengan kenyataan. (Lihat artikel: Saldo tidak benar)
Dengan cara ini, Anda akan selalu melihat dengan tepat berapa banyak yang tersisa untuk dibayar.